PT Tata Metal Lestari Ekspor 8 Kontainer Produk Baja Lapis dengan Tujuan Australia, Kanada, dan Puerto Rico

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan ekspor produk baja lapis tersebut dilaksanakan di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat. (Dok. Kemendag.go.id)

Pelepasan ekspor produk baja lapis tersebut dilaksanakan di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat. (Dok. Kemendag.go.id)

HARIANJAYAKARTA.COM – PT Tata Metal Lestari melakukan pelepasan ekspor 8 kontainer ke negara Tujuan Australia, Kanada, dan Puerto Rico.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pelepasan ekspor produk baja lapis tersebut dilaksanakan di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (21/6/2024).

Vice President Operations PT Tata Metal Lestari Stephanus Koeswandi menyampaikan hal tersebut di Purwakarta.

Dia menyatakan bahwa dukungan pemerintah merupakan beberapa faktor pendorong pencapaian ekspor perusahaan yang baru berdiri pada 2019 lalu tersebut.

Baik dalam hal perlindungan terhadap industri domestik, restrukturisasi industri keberlanjutan, serta inovasi dan adaptasi

Ia menuturkan bahwa saat ini pihaknya baru dapat melakukan produksi sebesar 85 persen dari kapasitas dan 30 persen dari hasil produksi tersebut ditujukan untuk ekspor.

“Kontribusi penjualan ekspor adalah 25 persen hingga 30 persen dari total revenue.”

“Hal ini membuktikan bahwa kualitas dan harga yang kami berikan kepada pasar global diterima dengan baik,” imbuhnya, dikutip Harianinvestor.com

Mendag Zulkifli Hasan Memberikan Apresiasi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Zulkifli Hasan mengapresiasi PT Tata Metal Lestari (Tata Logam Group) sebagai produsen dan eksportir produk baja lapis tersebut.

Mendag melepas produk lapis baja usai berdialog bersama para pelaku UMKM lokal di Galeri Menong, Purwakarta.

PT Tata Metal Lestari dinilai telah memanfaatkan peluang dan diversifikasi pasar ekspor serta menerapkan prinsip industri hijau dan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing produk mereka.

“Mudah-mudahan ini memberikan tanda-tanda bahwa cita-cita kita ingin menjadi negara maju pada tahun 2045 bisa kita capai,” ujarnya.

“Karena memang, kita kalau mau jadi negara maju harus menguasai pasar dunia,” ucap Zulkifli Hasan dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/6/2024).

“Apalagi ini baja, (produk) UMKM (yang diekspor) saja kita bangga, apalagi ini termasuk industri berteknologi tinggi.”

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Kolaborasi untuk Meningkatan Kinerja Ekspor Non Migas

Ekspor ini merupakan kolaborasi nyata antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong peningkatan kinerja ekspor non-migas Indonesia.

Zulkifli mencatat bahwa permintaan produk baja dari para importir di Kanada dan Australia terus meningkat dalam lima tahun terakhir, masing-masing sebesar 16,94 persen dan 14,72 persen.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Mengingat Indonesia banyak mengimpor produk dari Australia dan Kanada sehingga membuat neraca dagang Indonesia terhadap kedua negara defisit.

Zulkifli pun berharap ekspor produk baja lapis tersebut dapat mengurangi defisit perdagangan.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Ia mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong perluasan akses pasar produk Indonesia ke Australia dan Kanada, salah satunya dengan penyusunan perjanjian dagang.

Indonesia telah memilikih perjanjian dagang Indonesia-Australia CEPA, sementara perjanjian dagang Indonesia-Canada CEPA saat ini masih dalam tahap perundingan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Mediaemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabarnews.com dan Cantik24jam.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

 

Berita Terkait

Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 dalam 33 Hari, Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun
Kondisi Pasokan dan Harga Pangan di Pasar Bogor Terpantau Stabil, Jelang Tahun Baru Islam 2024
Optimisme Investor Tetap Kuat, Proyeksi IHSG dalam 12 Bulan ke Depan Diharapkan Mencapai Level 7412 atau Naik 4,93%
Pada Tahun 2024 Ini, Perum Bulog Optimistis Bisa Serap Sebanyak Lebih dari 900 Ribu Ton Setara Beras
Ekosistem Pangan Nasional Harus Dibangun Terintegrasi dan Komprehensif, Mulai dari Aspek Hulu hingga Hilir
Pengusaha dan Pekerja Minta Pemerintah Batalkan Tapera, Begini Penjelasan Apindo Jakarta
Pemilik Akun FB Icha Shakila Beri Keterangan Soal Permintaan agar Wanita Aksi Asusila ke Anaknya Sendiri
Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Pasok Global yang Belum Sepenuhnya Pulih
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 09:07 WIB

Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 dalam 33 Hari, Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun

Sabtu, 6 Juli 2024 - 14:54 WIB

Kondisi Pasokan dan Harga Pangan di Pasar Bogor Terpantau Stabil, Jelang Tahun Baru Islam 2024

Kamis, 4 Juli 2024 - 17:39 WIB

Optimisme Investor Tetap Kuat, Proyeksi IHSG dalam 12 Bulan ke Depan Diharapkan Mencapai Level 7412 atau Naik 4,93%

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:08 WIB

PT Tata Metal Lestari Ekspor 8 Kontainer Produk Baja Lapis dengan Tujuan Australia, Kanada, dan Puerto Rico

Selasa, 18 Juni 2024 - 16:27 WIB

Pada Tahun 2024 Ini, Perum Bulog Optimistis Bisa Serap Sebanyak Lebih dari 900 Ribu Ton Setara Beras

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:31 WIB

Ekosistem Pangan Nasional Harus Dibangun Terintegrasi dan Komprehensif, Mulai dari Aspek Hulu hingga Hilir

Senin, 10 Juni 2024 - 14:41 WIB

Pengusaha dan Pekerja Minta Pemerintah Batalkan Tapera, Begini Penjelasan Apindo Jakarta

Minggu, 9 Juni 2024 - 08:28 WIB

Pemilik Akun FB Icha Shakila Beri Keterangan Soal Permintaan agar Wanita Aksi Asusila ke Anaknya Sendiri

Berita Terbaru