JAKARTA – Ikatan Mahasiwa Djakarta (IMADA) menyampaikan kepedulian mereka terhadap situasi negara saat ini.
Tahun ini, IMADA yang lahir, 25 April 1955 menginjak usia ke 70 tahun, namun demikian mereka memiliki kepedulian terhadap pendidikan.
IMADA melihat maraknya kemerosotan disiplin, rendahnya etika, serta maraknya praktik premanisme dan lain-lain di tengah masyarakat saat ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka mengimbau dan sekaligus mendukung pemerintah untuk meningkatkan perhatian pada berbagai faktor.
Di bidang pendidikan dasar dan menengah serta perguruan tinggi, yang terkait dengan masa depan bangsa.
Keprihatinan ini mereka rumuskan dalam bentuk butir-butir harapan untuk perbaikan dengan berbagai usulan.
Seperti peningkatan pola belajar-mengajar, digitalisasi pemanfaatan AI, penyelarasan dan paduan program (sinkronisasi dan harmonisasi) kebutuhan pasar kerja dengan hasil pendidikan, dan lain-lain.
Dalam waktu dekat “kelompok pemrakarsa” berencana menyampaikan kepedulian ini, disertai detil masukan kepada Pemeritah cq Presiden RI.
Kepedulian itu tercetus dari acara-acara santai disambung komunikasi lewat media sosial dan dilanjutkan dengan diskusi tatap muka.
Di antara penggagas kepedulian itu ada mantan dirjen, rektor, dokter, pengusaha, pendidik, wartawan dan praktisi kehumasan.
Pernyataan itu dibacakan oleh Irid Rachman Agoes, saat Dies Natalis organisasi ini dirayakan Rabu, 30 April 2025 dalam acara sekaligus halal bihahal.
Pada kesempatan itu Rachman Agoes didampingi oleh Hermansyur Kartowisastro, Aat Faturachman Djamaludin.
Juga Djamhari Sirat, Renville Almatsier, Adnan Karamoy, Ida Sudoyo, dan Azrar Hadi Ramli.
IMADA adalah salah satu eksponen pendiri KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) pada masa pergerakan mahasiswa 1966, pasca peristiwa G30S.
IMADA berjuang bersama organisasi mahasiswa lokal lainnya seperti PMB, IMABA, CSB (Bandung), MMB (Bogor), GMS (Surabaya) dan IMAYO (Yogyakarta) mereka tergabung dalam SOMAL (Sekretariat Bersama Organisasi-organisasi Mahasiswa Lokal).***
Untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Jasasiaranpers.com di lebih dari 175an media.
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Saatini.com dan Indonesiaoke.com
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Apakabarjateng.com dan Hariansumedang.com








