Terkait Kasus Pemutusan KJP dan KJMU Secara Sepihak, Legislator NasDem Bakal Panggil Dinas Pendidikan

- Pewarta

Selasa, 10 Desember 2024 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jakarta dari Fraksi NasDem, Raden Gusti Arief

Anggota Komisi E DPRD Jakarta dari Fraksi NasDem, Raden Gusti Arief

HARIANJAYAKARTA – Ratusan orang tua murid penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) menggelar unjuk rasa di kantor UPT P4OP Jatinegara, Jakarta pada Senin (9/12/2024).

Mereka memprotes pemutusan sepihk ribuan penerima KJP dan KJMU oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta. Aksi tersebut mendapat tanggapan serius dari Anggota Komisi E DPRD Jakarta dari Fraksi NasDem, Raden Gusti Arief.

Menurut Gusti, pendataan yang buruk menjadi salah satu penyebab utama masalah ini. Legislator yang juga Anggota Komisi E DPRD Jakarta, yang membidangi pendidikan, menyatakan akan segera mengambil langkah dengan mengadakan pertemuan bersama Dinas Pendidikan untuk menyelidiki persoalan ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami di Komisi E akan memanggil dinas terkait untuk mendengarkan apa yang menjadi masalah dan mencari solusi agar hal serupa tidak terjadi lagi,” kata Gusti Arief di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Ia menyoroti pentingnya sistem pendataan yang lebih terintegrasi dan tim survei lapangan yang kompeten untuk memastikan bantuan diberikan tepat sasaran.

“Saya melihat masalah utamanya adalah pendataan yang belum terkoneksi dengan baik atau kurangnya tim survei yang akurat di lapangan. Ini harus menjadi catatan penting. Kita perlu investigasi atau audit bersama untuk mengetahui apa indikator yang digunakan tim survei dan memastikan data yang ada mencerminkan kondisi di lapangan,” jelas Gusti.

Gusti juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap fakta bahwa sejumlah warga yang seharusnya berhak menerima bantuan, termasuk mereka yang hidup dalam kondisi sulit dan tidak memiliki aset signifikan seperti NJOP di atas satu miliar, justru dicabut haknya.

“Dalam fakta di lapangan, ada keluarga yang secara nyata membutuhkan bantuan ini, tetapi hak mereka hilang tanpa alasan yang jelas. Ini yang harus segera diperbaiki,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gusti berharap pertemuan dengan Dinas Pendidikan nanti akan membawa dampak positif, terutama bagi masyarakat yang berhak menerima KJP dan KJMU.

“Saya berharap masyarakat yang pantas dan berhak menerima bantuan ini dapat mendapatkan kembali haknya. Pendidikan sangat penting untuk masa depan Jakarta, dan bantuan seperti KJP dan KJMU adalah wujud komitmen kita untuk memastikan akses pendidikan bagi semua,” pungkasnya.*** (Edi Prayitno)

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infokumkm.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Aktuil.com dan Adilmakmur.co.id

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia/PSPI):08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Arabic Global School Jakarta Gelar Pentas Siswa Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia
Truk Sampah DKI Libas Warga: Nyawa Melayang di Depan Halte BNN
Sinergi Sejarah dan Inovasi: Wujudkan Jakarta Kota Global Cerdas dan Berkeadilan
Operasi Modifikasi Cuaca BNPB: Solusi Canggih atau Sekadar Gertakan Langit?
Gara-gara Ucapan yang Pancing Emosi, Tiga Juru Parkir Diringkus Usai Aniaya Sopir Taksi di Blok M
Ungkap Kepedulian Terhadap Dunia Pendidikan, IMADA Berencana Temui Pemerintah untuk Beri Masukan
Lindungi Keluarga dan Hunianmu dengan Pintu Baja Kodai Door – Datang dan Rasakan Sendiri di MEGABUILD Indonesia 2025!
Terkaít Penangkapan Mahasiswa dan Tebusan Rp12 Juta, Polres Jaktim Tanggapi Tudingan Akun Mendos

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:58 WIB

Arabic Global School Jakarta Gelar Pentas Siswa Meriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia

Selasa, 29 Juli 2025 - 09:32 WIB

Truk Sampah DKI Libas Warga: Nyawa Melayang di Depan Halte BNN

Selasa, 15 Juli 2025 - 13:28 WIB

Sinergi Sejarah dan Inovasi: Wujudkan Jakarta Kota Global Cerdas dan Berkeadilan

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:18 WIB

Operasi Modifikasi Cuaca BNPB: Solusi Canggih atau Sekadar Gertakan Langit?

Kamis, 15 Mei 2025 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan yang Pancing Emosi, Tiga Juru Parkir Diringkus Usai Aniaya Sopir Taksi di Blok M

Berita Terbaru