SANY Catat Kenaikan Laba Bersih Sebesar 41% pada 2025; Arus Kas Operasional Tembus US$2,80 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 9 April 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 9 April 2026 /PRNewswire/ — SANY Heavy Industry (600031.SH, 06031.HK) melaporkan kinerja keuangan periode 2025. Pendapatan meningkat 14,73% secara tahunan menjadi US$12,49 miliar. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan melonjak 41,18% menjadi US$1,18 miliar. Sementara itu, arus kas bersih dari aktivitas operasional mencapai US$2,80 miliar, naik 34,84% dari tahun sebelumnya.

SANY Heavy Industry Releases 2025 Annual Results
SANY Heavy Industry Releases 2025 Annual Results

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh segmen bisnis utama mencatatkan pertumbuhan. Pendapatan dari bisnis inti ekskavator meningkat 13,73% menjadi US$4,83 miliar. Pendapatan dari segmen alat berat konstruksi beton (concrete machinery) meningkat 9,53% menjadi US$2,20 miliar, sedangkan segmen alat berat hoisting naik 18,67% menjadi US$2,18 miliar. Segmen alat berat konstruksi jalan (road machinery) mencatat pertumbuhan 25,18% menjadi US$532 juta. Segmen piling machinery juga mencatat pertumbuhan terpesat dengan kenaikan 35,81% menjadi US$392 juta. Segmen bisnis lainnya menyumbang pendapatan sebesar US$2,35 miliar, meningkat sebesar 13,28%.

Margin laba bersih SANY meningkat menjadi 9,5%, atau naik 1,7 poin persentase dari tahun sebelumnya. Arus kas operasional yang kuat turut mencerminkan kualitas pendapatan SANY yang solid.

Bisnis di pasar internasional tetap menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan SANY pada 2025. Pendapatan dari pasar internasional mencapai US$7,83 miliar, naik 15,14% secara tahunan, dan menyumbang 64% dari pendapatan total. Pertumbuhan tercatat di berbagai kawasan: Asia Pasifik meningkat 16,17% menjadi US$3,34 miliar; Eropa menyumbang US$1,75 miliar, naik 1,50%; kawasan Amerika menghasilkan US$1,56 miliar, naik 8,52%; sedangkan, Afrika mencatat pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan 55,29% menjadi US$1,16 miliar.

SANY terus memperkuat jaringan riset dan pengembangan (R&D) global dengan menghadirkan pusat-pusat inovasi di berbagai negara, serta meluncurkan 60 produk baru untuk pasar internasional sepanjang 2025. Produk SANY kini telah dipasarkan di lebih dari 180 negara dan wilayah.

Pertumbuhan bisnis didorong oleh permintaan di pasar berkembang, serta kinerja stabil di negara-negara maju, didukung ekspansi operasional di pasar lokal. Ke depan, SANY akan tetap berfokus pada strategi globalisasi, digitalisasi, dan dekarbonisasi, serta memperluas portofolio ke sektor energi terbarukan dan peralatan cerdas.

Berita Terkait

Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:30 WIB

NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA

Berita Terbaru